fiksi = tukang khayal?
Dongeng
adalah sebuah kisah yang diangkat dari kisah nyata maupun kisah
imajinatif menjadi alur perjalanan hidup dan memberikan pesan moral
yang diceritakan turun temurun. Dongen biasanya identik dengan
penggambaran seseorang yang cantik, tampan, baik hati, tulus, lemah
lembut, gagah perkasa dan bernasib baik di akhir ceritanya. Selain
itu, konflik yang terjadi selalu melibatkan nenek sihir, saudara
tiri, dan sebagainya. Namun pada akhirnya tokoh utama menemukan
kehidupan yang bahagia untuk selama-lamanya.
Seperti
dongeng yang berjudul “Peri dan Hutan Berkabut”. Dalam cerita
diceritakan ada seorang perempuan yang cantik, lugu dan baik hati nya
sedang duduk-duduk di bawah pohon, dan kemudian didatangi oleh tiga
peri yang kemudian mengajaknya ke hutan di mana peri-peri itu
tinggal. Dan pada kahir cerita, gadis itu ternyata telah melakukan
kesalahan dengan mendatangi hutan peri itu, kemudian ia dihukum,
namun karena ketulusannya ia akhirnya selamat dari hukuman itu.
“disebuah
desa hiduplah seorang perempuan lugu”
“Mereka
tidak bersalah, Ratu. Akulah yang memaksa mereka untuk membawaku
kemari.” “Kalau begitu, kau harus dihukum menggantikan mereka!”
gelegar ratu peri. Sheila dimasukkan ke dalam bak air tertutup. Ia
akan direbus setengah jam. Namun ketika api sudah dinyalakan ia tidak
merasa panas sedikit pun. “Keluarlah! Kau lulus ujian, ” kata
ratu peri. Ternyata kebaikan hati Sheila membuat ia lolos dari
hukuman. Ia diperbolehkan pulang dan teman perinya bebas hukuman.”
Dari
penggalan cerita diatas dapat disimpulkan bahwa cerita dongen yang
ada di Indonesia khususnya merupakan cerita yang monoton.. dari
berbagai cerita dongeng penggambaran yang diceritakan selalu seorang
yang baik hati yang kemudian berakhir dengan bahagia. Dalam setiap
konflik yang dibuat, kebanyakan dilakukan dengan nenek sihir, saudara
tiri, sehingga ceritanya kurang bisa berkembang. Namun dongeng tidak
terlalu mempermasalahkan hal ini. Karena sasaran utama dari pembuatan
dongeng adalah anak-anak kecil. Mereka akan asyik dan antusias jika
tokoh-tokoh utama mereka digambarkan dengan sosok yang sangat
sempurna. Karena pada masa anak-anak adalah masa dimana ia akan
meniru apa yang ia lihat. Sehingga pembuat cerita akan membuat cerita
dengan tokoh yang disukai oleh anak-anak. Selain itu memberikan kesan
dan pesan moral dalam setiap cerita bahwa kejahatan akan kalah dengan
kebaikan.
Hal
itu mungkin baik untuk anak-anak pada waktu itu. Namun kita tidak
pernah tahu apa yang akan terjadi keesokan harinya. Dalam dongen
sering kita melihat penggambaran tokoh utaama yang begitu sempurna.
Kemudian adanya tokoh fiktif lainnya seperti peri. Pada dasarnya
dalam kehidupan nyata semua itu hanyalah fiktif atau hanya sebuah
khayalan dan rekayasa imajinasi manusia belaka. Dalam kenyataannya
tokoh-tokoh sempurna iti tidak ada. Hanya saja ada yang mendekati
tapi tidak pernah sesempurna yang ada di dongeng. Dikhawatirkan hal
itu akan terbawa sampai mereka dewasa nanti.
Anak
yang suka berimajinasi dan berkhayal merupakan anak yang cerdas dan
kreatif. Namun juga bisa membawa pengaruh kurang baik pada kehidupan
saat dewasa kelak. Seorang anak yang dari kecilnya diberi dongeng
tiap malam sebelum tidur mungkin saja pada waktu dewasa hal yang
teringat tentang cerita dongeng masih terngiang dan teringat. Hal itu
bisa kurang bagus. Karena cerita dongeng hanyalah fiktif dan sangat
imajinatif, dikhawatirkan saat berada di kehidupan nyata dia hanya
berkhayal dan berandai-andai tanpa ada usaha yang jelas. Hal itu
sangat membahayakan, karena bisa membuat anak menjadi malas dan hanya
menjadi seorang penghayal dan pemimpi.
Untuk
itu, alangkah baiknya jika untuk dongeng-dongeng selanjutnya tokoh
yang ada di dalam dongeng dibuat sesuai dengan kenyataan dan realita
yang ada di masyarakat. Sehingga anak menjadi lebih rasional dalam
berfikir. Namun juga tidak menampik kenyataan bahwa imajinasi itu
sangat dibutuhkan untuk seorang anak untuk proses tumbuh kembangnya.
Namun sekecil apapun hal yang diberikan pada anak, harus diantisipasi
baik dan buruknya.
Nama: Danang
F
110211413101
off: B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar