Jumat, 20 April 2012

KRITIK SASTRA -CONTOH2-


MENELAAH PROSES KRITIK DALAM ESAI KRITIK
“KRITIK DARA PADA LELAKI ISENG”
KARYA MAMAN S MAHAYANA

            Dalam buku yang disusun oleh Maman S Mahayana yang berjudul “Bermain dengan Cerpen – Apresiasi dan Kritik Cerpen Indonesia” terdapat satu esai yang berjudul Kritik Dara pada Lelaki Iseng. Esai sebanyak lima halaman ini terdapat tiga bagian yang mengupas diskripsi dan pemikiran yang terdapat pada cerpen Rumah Dara karya Titis Basino yang pertama kali dimuat dimajal Sastra, No. 12, Th. II, 1962. Berikut adalah sajian penelaahan karya kritik menurut prosesnya, yaitu memilih subjek, membaca, mengidentifikasi, dan menginterpretasi.

A. Memilih Subjek
            Pengkritik memilih cerpen Rumah Dara terlihat jelas pada keseluruhan bagian pertama esai kritik karya Maman S Mahayana. Terlebih pada paragraf 1, 2, 8 dan 9. Dari semua paragraf saling menjelaskan dan melengkapi pernyataan pengkritik.
B. Membaca
            Proses yang kedua tentang membaca, dalam esai ini proses membaca terdapat pada keseluruhan paragraf. Terdapat kutipan-kutipan dari cerpen Rumah Dara yang kemudian dikaji lebih mendalam.
C. Mengidentifikasi
            Pengkritik mengkaji cerpen Rumah Dara menggunakan dua kajian, yaitu kajian fungsional dan formal. Kajian formal yang mengupas struktur, unsur, dan teori yang digunakan oleh Maman S Mahayana dapat ditemukan pada bagian pembuka. Sedangkan objek kajian fungsionalnya terdapat di hampir seluruh paragraf dalam esai tersebut.
            Penyajian ini dilakukan-meletakkan kajian formal terlebih dahulu kemudian kajian fungsionalnya sebagai penutup- untuk memudahkan para pembaca untuk memahami isi dari esai yang ditulis oleh Maman S Mahayana.
D. Menginterpretasi
            Proses menginterpretasi yang dilakukan pengkritik terdapat pada paragraf 3, 6 dan 9 yang saling berhubungan. Terdapat kutipan-kutipan dalam esai kritik ini. Namun secara keseluruhan esai kritik ini lebih mengutamakan kajian fungsionalnya daripada kajian formalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar